Thursday, July 26, 2007

Fatah Masuk Desa (2) : Dialog PEduli MasyaraKAT *DEKAT*

Seminggu setelah si Derry *tetangga saya* mengajak jalan-jalan ke Desa-desa, kali ini si Derry mengajak saya untuk menghadiri sebuah kegiatan (acara) yang bernama Dialog Peduli Masyarakat (DEKAT) , kegiatan ini bertemakan “Pembangunan Daerah Melalui APBD 2007 ” agar berat memang temanya ^_^;;

Tapi berhubung saya lagi tertarik tentang apapun yang ada hubungannya dengan Aceh ! saya pun memaksakan diri untuk ikut bersama beliau, acaranya berlangsung di Desa Lamtheun Kec. Darul Imarah – Aceh Besar, pokoknya daerahnya bener-bener ndeso banget ! banyak rumah-rumah Aceh juga, banyak hewan-hewan berkeliaran seenaknya, banyak pohon-pohon rindang, pokoknya bener-bener percampuran antara Hutan dengan Desa ditambah Kotanya sedikit *kebayang ngga ?*

Pembawa materi dalam acara itu adalah Bpk. Zulkarnainm M. Isa, beliau adalah Sekretaris Komisi B Bidang Perekonomian dari Fraksi PKS, Dialog ini berlangsung dengan menggunakan 100 % bahasa Aceh, tetapi itu tidak membuat saya khawatir, berhubung selama 7 bulan ini saya selalu giat belajar Bahasa Aceh, jadinya saya pun bisa mengerti 90 % dari materi yang disampaikan !

Kira-kira Inti materi yang disampaikan Bang Zul adalah seperti ini nih :

Sekilas tentang APBD 2007
APBD itu adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja untuk Pembangunan Desa-desa di seluruh Aceh, untuk di Aceh Besar sendiri dana APBD adalah sekitar sebesar 500 milyar ! yang dialokasikan 50 % nya adalah untuk gaji para pegawai negeri, dan 50 % lainnya untuk pembangunan di Gampong-Gampong (desa-desa).

APBD Gampong
Rencananya kedepan ! APDB Daerah yang menggunakan sistem Top-Down akan coba sedikit demi sedikit dihilangkan melalui penerapan APBD Gampong, maksudnya Rancangan Anggaran tidak lagi Top-Down, tapi Buttom Up (dari bawah ke atas), jadi tiap-tiap Gampong, akan merancang keperluan Gampongnya masing-masing, setelah itu akan dibawa ke atas ke Lembaga-Lembaga diatasnya hingga sampai Gubernur, sehingga diharapkan APBD Daerah adalah betul-betul keperluan-keperluan pembangunan yang ada dibawah (desa).

Namun jika memang nantinya dana dari APBD terbatas, maka akan ada prioritas-prioritas tertentu, misal dalam satu Gampong ada rencana utk pengaspalan dan jembatan, trus jika memang Gampong lebih memprioritaskan Jembatan, maka akan dibuat jembatan terlebih dahulu sebelum pengasplan.

Muspangdes
Untuk merancang APBD Gampong, tiap-tiap desa (gampong) musti melakukan musyawarah terlebih dahulu, musyawarah itu dikenal dengan sebutan Muspangdes (Musyawarah Pembangunan Desa) *emg org Indonesia jago banget bikin singkatan!*

Kemandirian Gampong
Diharapkan dengan adanya Muspangdes, nantinya akan timbul Kemandirian Gampong yang bisa membuat perkembangan dan pembangunan tiap-tiap Gampong menjadi semakin cepat ! untuk itu, pembangunan desa (gampong) tidak hanya menjadi tugas PEMDA saja ! peran serta aktif masyarakat pun menjadi elemen vital terhadap perkembangan Gampong-Gampong di Aceh !

Peranan Kheucik
Salah satu elemen masyarakat yang sangat penting dalam mensukseskan Muspangdes adalah para Khuecik *sebutan bagi kepala desa* Khecik akan sangat diharapkan sebagai penggerak pembangunan di desa-desa (gampong). Karena merekalah yang paling faham akan desa-desa yang dipimpinnya.

Belum cukup hanya Rencana
Walaupun terlihat rencana pemerintah begitu baik ! namun pada akhirnya implementasi dari itu semualah yang paling menentukan. kalo istilah politiknya tuh "Political Will" nya ! harus Mantab ! Saya sih cuma bisa berharap dan berdoa agar para elit-elit pemerintahan bisa betul-betul bekerja untuk membenahi Aceh !

AYO BENAHI ACEH !! ^_^;;

4 comments:

muthe said...

yap, setuju banget. yang penting implementasinya. dan soal peran Keuchik,kalo nggak salah dahulu kala juga peran seperti itulah yang dijalankan Keuchik bersama dengan para Tengku (tengku=ulama, bukan Tengku gelar).

semoga aja apa yang disampaikan itu benar adanya, pemerintah bek caroeng mejanji mantoeng. tul nggak?!

ikram said...

Fatah, CMIIW, tapi kalo gak salah lawan kata top-down itu bottom-up...

Btw asik bener jalan-jalan!

Fatah said...

*muthe : "para Tengku (ulama)" Setuju ! bukan tengku boong-boongan ^_^

Memang seperti yang didebatkan di Debat Tim 'Kampanye' Calon Gubernur Jakarta, yang penting tuh Actionnya ! kebanyakaan konsep tapi ngga ada tindakan kongkrit ! sama aja boong :)

*ikram : Oh iya.. yaa ! "Bottom up" ya .. entar deh aku ganti :) makasih ya

Jadwal u19 tour terbaru said...

setuju bgt salam kenal